3 Cara Hitung Kalender Kehamilan Berdasarkan Usia

kalender kehamilan

Kalender kehamilan Menjadi seorang ibu merupakan impian setiap wanita dan juga merupakan naluri yang sudah pastinya dimiliki oleh setiap wanita. Bunda tinggal mempelajari dan membekalinya dengan pengetahuan agar menjadi lebih sempurna. Untuk menjadi seorang ibu, pastinya akan melewati fase masa kehamilan dan untuk usia kehamilan setiap ibu hamil tidaklah sama persis. Terdapat selisih beberapa hari atau minggu.

Bila terjadi perbedaan masa kehamilan tidak menjadi masalah. Bunda harus bisa menghitung masa kehamilan. Untuk bunda yang baru pertama kalinya hamil, tentunya masih belum mengerti cara menghitung masa kehamilan. Karena dengan mengerti cara menghitung usia kehamilan, dapat memantau perkembangan serta pertumbuhan janin yang sesuai dengan usianya.

Tampaknya banyak pasangan yang baru saja menikah kurang mengetahui bagaimana cara menghitung masa kehamilan atau bagaimana menghitung usia kehamilan. Nah, bunda, apakah bunda sudah paham dan mengetahui usia kehamilan bunda? Ya, walaupun sekarang dengan USG sangat dimudahkan mengetahui secara detail usia kehamilan dan apa saja yang berhubungan dengan janin dan kandungan, namun bunda juga harus tahu bagaimana sih cara yang tepat menghitung masa kehamilan bunda dengan benar.

Baca Juga ” 15 Solusi Ramuan Tradisional untuk Mengecilkan Perut Pasca Melahirkan

Manfaat Mengetahui Cara Menghitung Masa Kehamilan

Mengetahui usia atau masa kehamilan memang merupakan hal yang penting. Sebab, dengan mengetahui usia kehamilan bunda dapat mengetahui pula bagaimana perkembangan calon buah hati dalam kandungan. Dengan begitu juga bunda bisa mengetahui kebutuhan apa saja yang diperlukan oleh buah hati bunda dalam kandungan. Serta apa saja yang perlu bunda hindari agar kandungan dalam keadaan tetap sehat.

Selain itu juga dengan mengetahui cara menghitung masa kehamilan dapat membantu bunda mengetahui kapan jadwal pemeriksaan yang harus dilakukan ke dokter. Sehingga, bunda akan senantiasa menjalani proses kehamilan dengan kondisi yang sehat.

Sayangnya hingga sekarang masih banyak calon ibu yang belum bisa menghitung usia kehamilan. Mereka cenderung mengandalkan dokter atau bidan untuk menghitung usia kehamilannya. Yang dimaksud dengan usia kehamilan atau yang disebut sebagai gestational age adalah panjang waktu kehamilan yang terhitung sejak hari pertama periode haid terakhir atau HPHT. Biasanya, usia kehamilan dinyatakan dalam hitungan minggu dan hari karena jauh lebih terperinci daripada bulan.

Dengan mengetahui usia kehamilan, bunda dapat mengetahui perkembangan janin bunda. Serta bunda dapat melengkapi nutrisi untuk bunda serta janin bunda. Bunda bisa menghitung sendiri usia kehamilan bunda. Ada beberapa cara untuk menghitung usia kehamilan bunda. Berikut adalah cara menghitung usia kehamilan, antara lain;

  1. Menghitung usia kehamilan dengan metode kalender. Perhitungan dengan menggunakan metode ini mengacu pada hati pertama haid terakhir (HPHT) untuk dapat menentukn usia kehamilan serta pula hari perkiraan lahir (HPL). HPHT dihitung sebagai penentuan hari pertama berlangsungnya kehamilan. Dokter akan berpatokan bahwa pembuahan terjadi pada hari ke-14 dari siklus menstruasi dan mengetahui hari pertama dari periode haid terakhir bunda, dokter juga dapat menghitung usia janin, Tetapi tidak semua ibu hamil ingat dengan jadwal menstruasinya. Selain itu juga, waktu ovulasi setiap perempuan pun bervariasi yang ditambah lagi jika jadwal menstruasinya tidak teratur.Berikut adalah rumus Neagele sebagai perhitungan usia kehamilan yang dapat menghitung HPL, yaitu;(tanggal HPHT + 7), (bulan pada saat haid terakhir – 3), (tahun pada saat haid terakhir +1)Semisal bunda terakhir kali menstruasi pada tanggal 18 November 2017. Maka, perhitungannya menjadi (18+7), (11-3), (2017+1) = 25, 8, 2018Sehingga HPL bunda adalah 25 Agustus 2018. Dari perhitungan HPL ini, bunda dapat menghitung usia kehamilan pertanggal 25. semisal pada tanggal 25 Desember 2017, maka usia kehamilan bunda menginjak satu bulan.
  2. Menghitung usia kehamilan dengan hasil pemeriksaan USG. Pemeriksaan usia kehamilan dengan USG dianggap paling akurat dibandingkan dengan cara-cara lainnya. Tingkat keakuratannya mencapai 95%. Alat USG pada saat ini semakin canggih dengan hadir dalam beberapa pilihan, 2, 3, dan 4 dimensi. Pemeriksaan USG dilakukan dengan dua cara, yaitu USG transvaginal dan USG transabdominal. Yang mana, USG transvaginal biasanya dilakukan pada awal kehamilan melalui jalan lahir untuk memastikan keberadaaan kantong janin dan lokasi janin. Sedangkan untuk USG transabdonimal dilakukan melalui dinding perut pada saat kandungan sudah membesar dan dapat melihat gambaran maupun pergerakan janin secara lebih jelas.Untuk mendapatkan hasil perhitungan yang akurat, biasanya dokter akan meminta bunda untuk melakukan pemeriksaan USG pada saat usia kehamilan antara berusia minggu ke delapan dan kedelapan belas. Dokter akan melakukan perhitungan dengan cara;
    1. Mengukur diameter kantong kehamilan untuk usia kehamilan 6 hingga 12 minggu,
    2. Mengukur panjang janin dari kepala sampai bokong untuk usia kehamilan 7 hingga 14 minggu, serta
    3. Mengukur lingkar kepala janin untuk usia kehamilan diatas 12 minggu.
  3. Menghitung usia kehamilan dari tinggi puncak rahim. Cara ini biasanya dilakukan dengan menghitung jarah dari tulang kemaluan bunda hingga bagian puncak rahim (fundus uteri) yang menonjol di perut. Perhitungan ini dapat dilakukan menggunakan pita ukur saat usia kehamilan melewati 22 hingga 24 minggu atau dengan pemeriksaan palpasi (perabaan). memang terlihat sederhana, namun cara ini termasuk akurat bila dilakukan oleh dokter kandungan atau bidan dalam memperkirakan usia kehamilan.Angka dari hasil perhitungan jarak antara tulang kemaluan hingga puncak rahim juga menunjukkan usia kehamilan bunda. Semisal setelah diukur, jarak antara tulang kemaluan dengan puncak rahim sekitar 28 cm, maka saat ini usia kehamilan bunda sudah mencapai 28 minggu. Semakin jauh jaraknya menandakan usia kehamilan semakin lanjut dan mendekati dengan HPL.

Menghitung Masa Kehamilan dengan Menggunakan Kalkulator atau Kalender Kehamilan

Nah, selain mengandalkan dokter atau bidan serta hasil USG. Kini bunda di rumah bisa mencoba menghitung masa kehamilan bunda sendiri loh. Caranya pun cukup mudah. Yakni, gunakan saja smartphone bunda. Kecanggihan teknologi smartphone memang sangat membantu kita untuk melakukan kegiatan sesuai dengan kebutuhan kita ya bun. Salah satunya ialah untuk menghitung masa kehamilan.

Jika bunda bingung dengan rumus perhitungan di atas, bunda bisa menggunakan aplikasi kalkulator atau kalender kehamilan yang bisa bunda download dari playstore. Aplikasi tersebut bisa bunda gunakan baik secara online atau pun offline.

Cara menggunakannya cukup mudah, buka aplikasinya kemudian masukkan HPHT (Hari Perkiraan Haid Terakhir) dengan begitu bunda langsung mendapatkan usia kehamilan bunda. Mudah bukan bun. Tapi aplikasi ini kurang cocok jika digunakan oleh bunda yang memiliki siklus haid tida teratur. Jika demikian bunda bisa memeriksa masa kehamilan dengan prosedur USG.  Karena USG memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi dalam mengetahui usia janin yang sebenarnya, panjang janin dan berat janin saat ini, serta dapat mengetahui apakah ada kelainan pada janin bunda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *