Perlukah diet untuk ibu hamil ? Ini saran Dokter !

Diet untuk ibu hamil – diet atau mengurangi porsi makanan untuk menghasilkan body goals adalah aktivitas yang belakangan ini sering dilakukan oleh banyak perempuan. Baik kalangan remaja hingga dewasa. Namun, untuk seorang perempuan yang sedang hamil, perlukah melakukan diet untuk ibu hamil? Artikel berikut ini akan membahas tentang porsi diet dan saran dokter yang dianjurkan untuk ibu hamil.

Ada baiknya perempuan yang sedang hamil itu tidak disarankan untuk melakukan diet ya bund. Mengapa? Karena hal tersebut dapat membahayakan Bunda serta perkembangan sang buah hati. Selain itu juga dikhawatirkan Bunda akan kekurangan asupan zat besi, asam folat, vitamin dan mineral.

Jadi, sangat disarankan Bunda yang sedang hamil untuk mengkonsumsi makanan dan minuman sehat dan segar. Tak perlu mengkhawatirkan penambahan berat badan Bund. Dokter tentunya sudah memiliki porsi sejauh mana Bunda harus banyak mengkonsumsi makanan untuk menambah berat badan sang buah hati dalam kandungan.

Mengapa sih banyak diet untuk ibu hamil banyak yang tidak menyarankan? Selain Bunda akan kehilangan banyak vitamin penting selama masa kehamilan, Bunda juga harus memikirkan kondisi janin dalam kandungan.

Sebab, disaat Bunda sedang menahan untuk tidak makan, bisa jadi kondisi Janin dalam kandungan sedang lapar. Jika, sang buah hati tidak mendapatkan asupan makanan, dikhawatirkan akan terjadi gangguan selama masa perkembangan di dalam kandungan.

Boleh Tidak Sih Diet untuk Ibu Hamil?

Menurut saran dokter sangat tidak disarankan ibu hamil melakukan diet. Apalahi diet ketat. Tentu ini akan membahayakan kesehatan sang buah hati dalam kandungan dan Bunda juga. Salah satu nutrisi yang perlu Bunda peroleh adalah asam folat. Kandungan dari asam folat berperan sangat penting dalam pertumbuhan sel plasenta buah hati Bunda. Selain itu juga asam folat dapat membantu menurunkan risiko gangguan jantung, preeklamsia, dan cacat tabung saraf (cacat sumsum tulang belakang).

Nah, daripada Bunda melakukan diet, ada baiknya Bunda mengkonsumsi makanan sehat yang memiliki gizi tinggi.

Tentu saja fungsinya untuk kesehatan Ibu dan janin dalam kandungan. Bunda bisa mengkonsumsi telur, ikan salmon (ingat masak yang matang ya Bund), kacang-kacangan, ubi, gandum, susu, dan aneka sayuran hijau, serta buah-buahan.

Tanpa melakukan diet untuk ibu hamil pun Bunda akan menjaga kondisi berat badan dan kesehatan dari gizi yang didapatkan dari makanan Bunda.

Nah, jika bunda sudah mencoba mengatur pola makan namun berat badan masih naik secara berlebihan, Bunda bisa meminta saran dari dokter kandungan, bagaimana cara mengelola pola makan yang lebih baik.

Ingat ya Bun…..

Walaupun Bunda mengalami penambahan berat badan, bukan berarti kondisi bayi Bunda juga sehat dan besar. Tapi, kembali lagi dari gizi makanan yang dikonsumsi. Kelebihan berat badan yang dirasakan oleh Ibu hamil cenderung mengalami kenaikan antara 11 hingga 15 kg.

Melakukan diet untuk ibu hamil sah saja dilakukan bagi yang khawatir kesulitan mendapat berat badan yang idel. Namun, tetap selalu diingat pola makanan sehat yang dikonsumsi, agar Bunda dan janin pun sehat. Bunda, harus menjaga asupan gizi makanan yang dikonsumsi agar nutrisi Bunda dan Janin tetap terjaga.

Kuncinya agar Bunda bisa tetap menjaga berat badan selama masa kehamilan adalah dengan melakukan pola makan sehat dengan gizi seimbang. Biasanya Bunda akan mengalami kenaikan berat badan pada trimester pertama kehamilan.

Lalu pada trimester kedua janin mulai mengalami perkembangan dan berat badan Bunda pun kerap mengalami kenaikan.

Cara Sehat Diet untuk Ibu Hamil

Cara sehat diet untuk ibu hamil bisa Bunda lakukan dengan menjaga pola makan yang sehat. Kurangi mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak tinggi ya, Bund. Karena dapat menaikkan berat badan Bunda  secara berlebihan. Di bawah ini sedikit tips Cara sehat diet untuk ibu hamil bisa Bunda lakukan antara lain :

  1. Tidak Melewatkan Sarapan Sarapan memang penting, baik untuk orang yang sedang hamil maupun tidka. Jadi, Bunda jangan melewatkan sarapan ya, Bund. Bunda bisa memilih menu makanan yang kaya akan nutrisi dan bermanfaat untuk kandungan. Jika, bunda melewatkan sarapan, nafsu ngemil anda lebih tinggi. Bahkan, saat makan siang, Bunda akan lebih banyak makan dengan porsi yang banyak.
  2. Memilih Jenis Makanan yang Berserat – Jika Bunda ingin mengatur pola makan yang sehat agar tercipta bentuk tubuh yang ideal, maka sangat disarankan Bunda mengkonsumsi makanan yang kaya akan serat. Makanan yang mengandung serat dapat membantu melancarkan pencernaan. Bunda bisa memperbanyak konsumsi buah dan sayuran. Selain itu juga kandungan vitamin dan mineral dalam buah sangat baik untuk Bunda dan Janin.
  3. Banyak mengkonsumsi air putih – Jika belum saatnya makan, Bunda bisa mensiasatinya dengan banyak mengkonsumsi air putih. Usahakan mengkonsumsi air putih minimal 8 gelas per hari ya bund. Dengan mengkonsumsi air putih yang cukup, rasa lapar tersebut bisa teratasi.
  4. Mengkonsumsi Makanan yang Dikukus atau Direbus – Jika Bunda ingin mendapatkan berat badan yang ideal, bunda bisa mengelola makanan dengan cara dikukus atau direbus. Hal ini dapat menghindari Bunda dari mengkonsumsi lemak jenuh yang dapat menambah berat badan. Misalnya saja bunda bisa mengolah menu pepes tahu, ayam, atau ikan.
  5. Membuat Daftar Menu Makanan – Untuk lebih mudah mengatur pola makan agar berat badan Bunda lebih terkontrol, Bunda bisa membuat daftar menu makanan. Sehingga, Bunda akan lebih mudah menyiapkan bahan-bahan makanan yang Bunda butuhkan.
  6. Penuhi Nutrisi – Bunda harus mengkonsumsi makanan yang kaya akan nutrisi di bawah ini, antara lain:
  • Kalori
  1. Selama masa kehamilan, Bunda harus mengkonsumsi kalori antara 300-400 kkal perharinya. Bunda bisa mendapatkan asupan kalori dari pola makan 4 sehat 5 sempurna. Kalori juga bisa berasal dari nasi sebagi sumber karbohidrat, lemak baik nabati maupun hewani sebanyak 35%, 10% dari protein dan sayuran serta buahan bisa melengkapi.
  • Asam Folat
  1. Janin dalam kandungan sangat membutuhkan asam folat dengan jumlah yang banyak. Fungsinya untuk membantu proses pembentukan sel dan sistem syaraf. Jika janin mengalami kekurangan akan asam folat, maka hal ini akan membuat perkembangan janin menjadi tidak sempurna dan dapat membuat janin terlahir dengan kelainan.
  • Protein
  1. Selain kalori, pembentkan darah dan sel dalam tubuh juga sangat membutuhkan fungsi dari protein. Jumlah protein yang Bunda butuhkan saat sedang mengandung adalah 60 gram setiap harinya atau 10 gram lebih banyak dari biasanya. Bunda bisa mengkonsumsi kacang-kacangan, tempe, putih telur, daging dan tahu, serta daging merah, unggas, ikan, telur dan juga susu untuk mendapatkan protein. Baik protein nabati atau pun hewani.Itu lah beberapa hal yang Bunda perlukan untuk mengatur pola makan sehat selama masa kehamilan.semoga info ini bermanfaat bagi bunda….
    salam sehat bunda hamil….

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *