Ini lho Bun, Tahap Perkembangan Bayi 0-6 Bulan, Bunda Hamil Wajib Baca !

Tahap perkembangan bayi – bunda, tentunya akan tidak sabar bukan menunggu tumbuh kembang buah hati di dalam kandungan? Ya, semua para calon ibu juga akan tidak sabar menunggu kehadiran buah hatinya. Tak hanya itu juga sembari menunggu kelahiran, para bunda akan bersemangan mengamati perkembangan bakal buah hatinya. Ini loh bun artikel yang bisa membantu bunda belajar mengenal perkembangan bayi.

Perkembangan dan pertumbuhan bayi berlangsung sangat cepat, mulai dari janin yang tumbuh dalam rahim bunda, kemudia lahir ke dunia menjadi bayi yang pada awalnya belum bisa apa-apa hingga menjadi anak kecil yang mulai belajar berjalan. Setiap anak memiliki keunikan tersendiri dan berkembang dalam kecepatannya masing-masing.

Setiap orang tua wajib mengetahui tahap perkembangan bayinya setiap bulan, bahkan setiap saat. Jika lengah sedikit, bisa terjadi tumbuh kembang bayi akan terhambat. Semua itu memerlukan waktu 9 hingga 12 bulan dengan perkembangan terbaru dan menarik pada setiap bulannya.

Sebagai orang tua, terlebih jika bunda merupakan menjadi ibu untuk pertama kalinya, bunda harus mengetahui mengenai bagaimana tahap perkembangan bayi bunda dan juga apakah tumbuh kembang bayi sesuai dengan target. Tetapi bunda tidak perlu khawatir mengenai hal tersebut, karena tumbuh kembang untuk setiap bayi berbeda-beda dan tidak ada yang sama persis mengenai pertumbuhannya.

Perkembangan Janin pada Usia Hamil 6 Minggu

Sebelum mengetahui tentang perkembangan bayi, bunda juga belajar tentang perkembangan embrio (sebelum menjadi bayi) bagaimana yuk intip bun. Inilah perkembangan embrio yang perlu bunda ketahui adalah:

  1. Embrio sudah mulai terbentuk. Bentuknya menyerupai bulan sabit dan memiliki ekor. Kulitnya pun tipis dan tembus pandang. Jika bunda bisa menyaksikan, betapa rapuhnya janin tersebut karena bentuknya yang transparan dan rentan. Maka sangat dianjurkan bunda berhati-hati pada usia ke hamilan muda, karena rentan terjadi keguguran.
  2. Pada usia hamil 6 minggu, janin memiliki bagian ujung tuba neural dimana yang akan menjadi cikal bakal perkembangan otak janin. Bahkan pada usia ini detak jantung janin pun sudah dapat terdeteksi.
  3. Pada usia kehamilan ini pun bagian kaki dan lengan sudah mulai tampak.
  4. Bukan hanya itu juga, pada usia kehamilan 6 minggu itu sistem organ tubuh janin yang lain juga sudah mulai terbentuk. Misalnya saja pada bagian ginjal, jantung, hati, dan paru-paru. Kelenjar pitutiari hormone pada janin pun sudah terbentuk.
  5. Sayangnya, pada usia hamil 6 minggu ini bagian perut bunda belum begitu menonjol, karena rahim masih dalam ukuran yang kecil.

Itu lah Perkembangan Janin pada Usia kehamilan mengingak 6 Minggu. Juga ada beberapa perubahan lainnya yang dapat dirasakan oleh beberapa perempuan yang sedang hamil usia 6 minggu. Namun, juga tidak banyak dirasakan secara signifikan oleh perempuan lainnya. Jika, bunda merasakan terjadi perubahan yang lebih eksplisit, bunda bisa mengkonsultasikan dengan dokter kandungan.

Baca Juga ” Kurangnya Pengetahuan, Inilah Akibat Ibu Hamil Kurang Gizi yang Berakibat Pada Kesehatan Janin ! “

Berikut adalah bagaimana tahap kembang bayi dan tumbuh kembang bayi yang berdasarkan usia bulan bayi, antara lain;

  1. Usia bayi nol hingga satu bulan ini bayi sudah bisa menggerakan kepala dari sisi ke sisi dan bahkan dari posisi tengkurap. Bayi juga sudah mulai bisa mengcengkram dengan kuat, menatap tangan dan jari-jari serta mengikuti gerakan dengan mata. Bayi juga sudah bisa merespon suara dan tersenyum, dan juga dapat melihat pola hitam dan putih. Ada juga beberapa bayi yang sudah bisa mengoceh ooh dan aaah dan bahkan ada juga bisa yang tertawa serta mampu menhaan kepalanya hingga 45 derajat,
  2. Bayi pada usia dua bulan, sudah dapat menahan kepala dan leher sebentar pada saat terlungkup. Membuka dan menutup tangan serta juga bisa memukul yang diarahkan tanpa arah. Bayi usia ini mulai bisa bermain dengan jari-jari dan juga membuat asosiasi seperti menangis yang meminta digendong atau lapar. Bayi juga bisa membuat kontak mata dengan orang disekitarnya. Mengoceh dengan suara dengkuran. Merespon senyuman dan tertawa. Ada beberapa bayi yang sudah bisa menegakkan kepalanya dengan stabil, menahan berat dan di kakinya serta mampu mengangkat kepala dan bahu,
  3. Pada usia tiga bulan, bayi sudah dapat meraih dan mengambil obyek, menggenggam objek dengan tangan, menghisap ibu jari dan meninju. Bayi juga sudah bisa bergumam, memekik serta menirukan bunda saat bunda menjulurkan lidah. Kepala mulai tegak saat digendong. Bayi bunda juga akan mengenali wajah dan aroma tubuh, mengenali suara juga dan juga dapat melakukan gerakan setengah push up. Ada beberapa bayi juga sudah bisa menoleh ketika ada suara keras, bertepuk tangan dan juga berguling,
  4. Pada usia empat bulan, bayi sudah bisa mendorong badan ke atas dengan tangan pada posisi terlungkup serta duduk bertumpu pada lengan. Bayi juga dapat mengambil objek, menggenggam seperti menggunakan sarung tangan, tertawa dengan keras dan mengamati dengan akurat. Bayi juga bisa menikmati bermain dan mungkin juga bisa menangis ketika dihentikan serta mengangkat lengan sebagai isyarat “gendong aku”. Bayi juga bisa berguling. Untuk beberapa bayi, pada usia ini dapat meniru suara mama, dada… dan juga gigi pertama mulai tumbuh,
  5. Bayi pada usia lima bulan, sudah mulai berguling ke salah satu sisi badan, belajar memindahkan objek dari tangan satu ke tangan yang lain, bisa menyemburkan busa serta berceloteh dan menjangkau mama atau papa serta menangis jika ditinggal. Bayi juga bisa membedakan warna yang pekat, menoleh saat ada suara yang baru serta mengenali namanya sendiri. Untuk beberapa bayi sudah dapat duduk sebentar tanpa bantuan, memasukkan objek ke mulutnya dan juga tidak mau digendong oleh orang yang baru,
  6. Usia bayi enam bulan, bayi sudah dapat berguling ke sisi kanan dan kiri, memakai tangan untuk menyambar objek kecil, mengenali wajah keluarga, pengasuh, dan teman yang sudah akrab. Bayi juga sudah bisa merangkak dan merespon emosi orang lain. Bayi juga bisa duduk tanpa dibantu. Beberapa bayi sudah mulai latihan merangkak, mengoceh dan meniru kata-kata serta mulai menarik benda-benda yang ada di depannya,
  7. Untuk usia bayi tujuh bulan, bayi sudah bisa duduk dengan atau tanpa dibantu, dan bergerak sedikit dan mulai merangkak. Berceloteh dengan cara lebih kompleks dan bisa juga merespon ekspresi emosi orang lain. Dan juga bisa merespon jika dipanggil. Memadukan berbagai suara untuk meniru kata, merangkak dengan menggerakkan perut. Ada juga bayi yang sudah bisa merangkak dengan baik, berdiri dengan bertumpu pada benda-benda serta melambaikan tangan,
  8. Bayi dengan usia delapan bulan, sudah bisa duduk tanpa dibantu, mulai bertepuk tnagan, bermain permainan interaktif seperti cilukba. Bayi mulai belajar berdiri dengan berpegangan ke benda lain. Bayi bisa menyapa orang tua dengan memanggil mama, papa, dan yang lainnya. Merangkak dengan baik, mendorong sesuatu dalam posisi berdiri. Memilih objek isyarat ibu jari maupun bahasa tubuh.

Itulah beberapa informasi mengenai tahap perkembangan bayi yang kami paparkan kepada bunda.
Semoga Artikel ini bermanfaat untuk bunda
jangan lupa di share ya bun… 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *